BAB I
PENDAHULUAN
(المقدمة)
1.1 Latar BelakangMasalah(خلفية البحث)
Bahasa sebagai alat komunikasi memiliki peran
yang sangat penting dalam kehidupan individu maupun kelompok. Kemampun berbahasa
merupakan hal yang tidak bisa ditawar lagi, terlebih dalam era globalisasi,
modernisasi, industrialisasi, dan era informasi pada saat ini. Sehingga
kemampuan dan penguasaan seseorang dalam berbahasa sangat urgen dan tidak bisa ditunda, sementara kendala dalam penguasaan bahasa dari
dulu hingga sekarang masih menjadi sebuah dilema yang tidak bisa ditunda.
Salah satu persoalan yang sering ditemukan
dalam proses pengajaran bahasa asing khususnya bahasa Arab adalahkesulitan pengungkapan atau muhadatsah (percakapan) dalam diri siswa itu sendiri. Persoalan siswa dalam memahami muhadatsahterkadang disebabkan ketidakserasian siswa
terhadap metode pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran selama ini.
Materi muhadatsah yang bersifat psikomotorikakan lebih mudah dipahami oleh siswa apabila
pembelajaran dilakukan dengan menerapkan
percakapan antarsiswa itu sendiri.Disadari bahwa setiap siswa memiliki kemampuan yang
berbeda-beda dalam menerima pelajaran yang dijelaskan oleh guru. Untuk
meminimalkan perbedaan tersebut, maka dalam pembelajaran siswa dibentukan
beberapa kelompok agar siswa dapat saling mengisi satu sama lain, saling
melengkapi satu sama lain, serta bisa bekerja sama dalam menyelesaikan semua
tugas dan soal-soal yang diberikan oleh guru kepada siswa.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut,
tentunya dibutuhkan metode dan strategi pembelajaran yang variatif dan
konstektual. Variatif berarti menggunakan metode yang beraneka ragam sehingga
siswa tidak mengalami kebosanan dalam proses belajar mengajar. Sedangkan
konstektual, berarti bahwa metode tersebut sangat familiar
dalam lingkungan siswa itu sendiri.
Untuk itu, metode pembelajaran kooperatif Student
Team Achievement Division
(STAD)dapat memenuhi kedua hal tersebut.
Pembelajaran kooperetifSTADmemungkinkan siswa untuk lebih mudah dalam
memahami pelajaran yang diberikan oleh guru. Karena hubungan yang lebih akrab
terjadi, baik antara guru dengan siswa maupun antara siswa dengan siswa. Adakalanya siswa itu lebih mudah belajar dari temannya sendiri, adapula
siswa yang lebih mudah belajar karena harus mengajari atau melatih temannya sendiri.
Dalam hal ini pembelajarankooperatif STADdalam pelaksanaannya memacu kepada belajar
kelompok siswa.
Berdasarkan pengalaman peneliti dari survei di SMPIT Fitrah Insani Bandar Lampung yang mempelajari pelajaran bahasa Arab, peneliti menemukan beberapa kelemahan yang dialami oleh siswa, khususnya
dalam muhadatsah. Ini semua didasari dengan berbagai latar belakang
siswa, kemampuan siswa yang berbeda-beda dalam menerima pelajaran bahasa Arab, dan sering terjadinya dalam proses mengajar guru lebih cenderung aktif,
sedangkan siswa lebih bersifat pasif. Ini terjadi karena dalam proses belajar
mengajar guru kurang melibatkan siswa dalam pembelajaran, padahal belajar
bukanlah sekedar penyampaian informasi dari guru kepada siswa, melainkan
belajar membutuhkan keterlibatan mental para siswa sekaligus tindakan dan
pengalaman siswa. Belajar aktif adalah siswa melakukannya sebagian besar pekerjaan belajar. Sehingga
peneliti perlu untuk mengadakan peningkatkan muhadatsah
siswa dengan menggunakan metode cooprative learningSTAD.Pembelajarankooperatif sangatperlu diterapkandi SMPIT Fitrah InsaniBandar Lampung. Penerapan pembelajaran kooperatif memerlukan cara-cara
tertentu agar antara siswa yang terlibat pembelajaran terjalin interaksi sosial
dan psikomotor. Dengan demikian peneliti perlu menerapkan pembelajaran cooprative learningSTAD untuk meningkatkan kemampuan
muhadatsah siswa kelas VIII B di SMPIT Fitrah
Insani Bandar Lampung.
Berdasarkan uraian diatas, maka penulis
melakukan penelitian dengan judul”Penerapan
metode Student Team
Achievement Division (STAD) untuk meningkatkan
kemampuan percakapan(المحادثة)bahasa
Arab siswa kelas VIII
B di SMPIT Fitrah Insani Bandar
Lampung tahun pelajaran 2012-2013”.
1.2 Identifikasi Masalah (نوعية البحث)
Berdasarkan latar belakang di atas, maka ada
beberapa hal yang menjadi permasalahan dalam pengajaran bahasa Arab, yaitu:
1.
Metode konvensioanal (ceramah) yang diterapkan didalam pembelajaran bahasa Arab sudah tidak efektif lagi, maka dibutuhkan
metode pengajaran yang bervariasi.
2.
Dalam pembelajaran bahasa Arab guru lebih cenderung aktif, guru kurang
melibatkan siswa dalam pembelajaran, sehingga
siswa lebih bersifat pasif.
3.
Kemampuan menerima pelajaran yang dimiliki
masing-masing siswa berbeda-beda.
4.
Dalam pembelajaran bahasa Arab terdiri empat kompetensi, yaitu: muhadatsah,
kitabah, istima’ dan qiro’ah.
Berdasarkan permasalahan di atas, maka
peneliti menawarkanmetode STAD dalam pembelajaran muhadatsah, diharapkan
dengan adanya penerapan metode ini dapat meningkatkan kemampuan muhadatsah siswa.
1.3Batasan Masalah
(حدود البحث)
Berdasarkan permasalahan di atas, maka
penelitian ini dibatasi pada:
1.
Penerapan metode STAD dalam pembelajaran bahasa Arab siswa kelas VIII SMPIT Fitrah Insani Bandar Lampung
2.
Siswa kelas VIIIA dan kelas VIIIBSMPIT
Fitrah Insani Bandar Lampung dalam pembelajaran muhadatsah.
1.4 Rumusan Masalah(رمز المسألة)
Berdasarkan latar belakang di atas, maka
rumusan masalahdalam penelitian ini adalah:
”Apakah penerapan metode STAD dapat
meningkatkan kemampuanmuhadatsah
(percakapan) bahasa Arabpada siswa kelas VIII B SMPIT Fitrah Insani
Bandar Lampung tahun pelajara 2012-2013?”.
1.5 Tujuan Penelitian(أهداف البحث)
Berdasarkan rumusan masalah yang diatas, maka
tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar peningkatan
kemampuanmuhadastahbahasa
Arab siswa dengan
menggunakan metode STAD.
1.6 Manfaat Penelitian (فوائد
البحث)
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan
manfaat:
1. Bagi siswa
Meningkatkan hasil
belajar, menumbuhkan rasa tanggung jawab, kemampuan komunikasi yang baik, dan
menumbuhkan rasa ketergantungan positif sesama teman.
2.
Bagi guru
Metode STAD diharapkan
dapat menjadi salah satu alternatif bagi guru dalam memilih metode pembelajaran
dalam upaya meningkatkan kemampuan muhadatsah bahasa Arab siswa.
3.
Bagi sekolah
Menjadi informasi dan
sumbangan pemikiran dalam upaya meningkatkan mutu dalam kegiatan pembelajaran bahasa Arab di sekolah.


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !